Rabu, 29 Oktober 2014

Mengidentifikasi Masalah Fungsionalitas Jaringan pada Perangkat Melalui Gejala yang Muncul

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik.

Komputer yang terhubung jaringan sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna komputer yang terhubung dalam sistem jaringan.
Jaringan komputer sangat rawan terhadap ganguan atau kerusakan dikarenakan banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan terjadi ganguan atau kerusakan pada jaringan tersebut. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan adalah:


1)    Tegangan Listrik

Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yang  kita gunakan bersumber pada listrik. Sumber listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan mudah rusak. 

Komputer yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumber listrik mati dapat menyebabkan komputer yang kita gunakan akan cepat  rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation maupun di komputer server.

2)    Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan

Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak. Korosi yang terjadi dikarenakan ruang atau tempat jaringan yang lembab dan juga pemakaian yang suah terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.

Dalam sistem jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan bisa kita artikan sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal. Down dapat meyebabkan komunikasi dalam jaringan menjadi lambat atau tidak bekerja sama sekali. Kondisi tersebut yang perlu ditangani sehingga jaringan dapat bekerja dengan baik dan kembali normal. Istilah Down dalam jaringan komputer LAN berbeda dengan Down pada jaringan Warnet (warung Internet). 

Down pada jaringan LAN disebabkan sistem dalam jaringan LAN tersbut atau karena tidak berfungsinya peralatan maupun komponen dalam jaringan LAN tersebut. Down pada Warnet disebabkan oleh banyak sekali faktor diantaranya pengaruh dari jaringan LAN yang ada dalam warnet,  dari Provider (jasa pelayanan akses internet) yang mengalami gangguan dan bisa juga dari line telphon yang penuh sehingga menyebabkan akses ke internet tidak dapat dilakukan.      

Down dalam jaringan LAN lebih mudah penanganannya apabila dibandingkan dengan Down pada Warnet. Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indikator-indikator yang dapat kita lihat.

Indikator-indikator tersebut memberikan isarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen.  Indikasi kerusakan pada masing masing komponen dapat diuraikan sebagai berikut:

a)    Server 

Server adalah komputer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network Operating System), berisikan daftar user yang diperbolehkan masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server. 

b)    Workstation

Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau komputer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun komputer lain dalam jaringan tersebut.  
c)    Hub/switch

Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server.

Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.


e)    Kabel dan konektor

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN  yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu: 

·         Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara  khusus untuk perawatan jaringan.
·         Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45. Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relatif sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasang secara paralel dengan menggunakan swicth/hub. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kabelnya mengalami gangguan saja.
·         Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC. Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar komputer berhenti.      

Dalam sistem jaringan LAN komponen satu dengan yang lainnya adalah saling berkaitan dan berhubungan, maka dalam proses diagnosa kerusakan pada jaringan harus dilakukan dengan terstruktur dan sistematis. Hal ini untuk mempermudah dalam proses perbaikan jaringan. Selain perbaikan perlu juga dilakukan perawatan jaringan agar kondisi jaringan optimal dan normal. 

Jangan sampai melakukan perawatan jika terjadi kerusakan saja, karena dengan melakukan perawatan secara berkala biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit dibandingkan melakukan perawatan saat terjadi kerusakan saja. Kinerja jaringan yang tidak terawat menyebabkan komunikasi data menjadi lambat.


Rangkuman

Mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada jaringan dilakukan untuk mengetahui bagian-bagian jaringan yang kemungkinan mengalami kerusakan atau gangguan. Mendiagnosa kerusakan dapat dilakukan secara hardware maupun secara software dengan indikasi-indikasi yang dapat diamati. Untuk mendapatkan jaringan komputer yang baik dan bekerja secara normal harus dilakukan perawatan secara berkala. 


Perawatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi perangkat pendukung jaringan dan kondisi jaringan dalam berkomunikasi data. Dengan perawatan yang berkala diharapkan sistem jaringan tersebut akan selalu dalam kondisi yang terjaga dengan baik dan bekerja secara normal

Beberapa Model Wireless Range Extender

Apa itu wireless range extender?
Apa sih yang disebut sebagai wireless range extender itu? Mungkin bagi sebagian besar pemilik jaringan wireless (WLAN atau wireless LAN) di rumahan kita tidak banyak tahu apa itu range extender. Yach wajar saja karena sebagian besar rumah kita adalah bertype kecil. Artinya apa, dengan jaringan Wi-Fi kita dirumah sudah bisa mencakup seluruh sudut ruang rumah kita untuk mendapatkan sinyal yang cukup kuat.  Dengan laptop, tablet computer ataupun smart-phone kita bisa koneksi ke jaringan wireless tanpa ada kendala yang berarti.

Perluas jangkauan

Masalahnya akan tampak jika memang rumah kita sangat luas dengan halaman belakang yang juga luas dimana anda mempunyai tempat santai di belakang sementara anda berharap bisa roaming dengan semua perangkat mobile anda termasuk smart-phone, laptop dan lainnya. Atau mungkin rumah anda bertingkat dan sinyal Wi-Fi tidak sampai mencakup lantai atas sampai ke kamar-kamar sehingga sebagian perangkat Wifi tidak bisa akses internet dari jaringan WLAN anda dari lantai dasar dengan bagus bahkan putus-putus alias dead spots.  Untuk itulah sebuah wireless range extender diperlukan untuk memperpanjang jangkauan sinyal Wi-fi anda agar bisa sampai kesetiap sudut ruangan atau area yang lebih luas di rumah anda.
Perhatikan gambar 1 diatas ini yang merupakan diagram dari sebuah jaringan wireless dirumah dengan wireless router dan wireless range extender (WN3000rp). Jangkauan dari wireless router tidak bisa mencapai beberapa perangkat wifi di area yang lebih luas, maka perlu dipasang range extender diantara jangkauan router dan wireless clients yang mau dijangkau.

Berbagai model range extender

Ada berbagai model range extender yang ada dipasaran saat ini baik yang single band maupun yang dual band. Berikut adalah beberapa model wireless range extender dari berbagai produsen jaringan yang banyak kita jumpai dipasaran.

WN3000RP Netgear Universal WiFi Range Extender

Produk ini sangat praktis karena design nya yang dikemas agar bisa dicolokkan langsung di power outlet didinding tembok rumah. Mungkin anda perlu menambahkan sebuah adapter karena model colokannya mengikuti standard di US.  Akan tetapi mungkin ada sedikit kesulitan jika dimana produk ini akan dipasang ternyata tidak ada colokan listrik disitu, jadinya agak kurang flexible dimana perangkat bisa dipasang ditempat yang kita inginkan.

Fitur utama:

  • Universal extender, bisa jalan pada berbagai model wireless router atau wireless gateway manapun
  • Design yang manis yang langsung di colokkan kepada power outlet di tembok rumah
  • Dilengkapi dengan indicator LED yang dinamis agar bisa mendapatkan sinyal optimal ditempat yang diinginkan
  • Instalasi mudah tanpa perlu CD atau kabel Ethernet karena bersifat PnP
  • Dilengkapi dengan tombol Push ‘N’ Connect agar memudahkan koneksi clients dengan WPS
  • Satu buah fast Ethernet port (10/100Mbps)
Anda bisa pasangkan range extender ini dengan router manapun apalagi produk dari Netgear juga missal WNDR4000 dual band router.  Sekarang ini sudah banyak design dengan langsung dicolok ke power outlet seperti Belkin berikut ini.

Belkin N300 Dual Band Wireless N Range Extender

Hampir sama dengan yang diatas, Belkin dual band range extender ini di design lebih manis dengan sudut-sudut yang halus bulat oval. Jika dipadukan dengan decorasi ruangan anda maka akan tampak lebih manis dan elegan. Tidak cuma designnya yang manis, Belkin range extender ini bisa memperpanjang jangkauan wireless router anda agar memungkinkan mobile devices anda bisa roaming dimana saja disudut ruangan anda.

Fitur utama

  • Bentuk dan design yang manis selaras dengan dinding rumah anda jika berwarna putih keabuan
  • Dikemas dengan teknologi 802.11a/b/g/n memberikan speed sampai 150mbps cocok dipasangkan dengan segala model wireless router atau wireless gateway anda
  • Simultaneous dual band, maksudnya kedua band 2.4GHz dan 5GHz bisa berjalan bersamaan jadi ideal untuk router dual band juga missal Linksys E4200 atau Belkin N600 DB router
  • Satu buah fast Ethernet port (10/100Mbps)

TP-Link TL-WA901ND

Produk ini sebenarnya adalah sebuah wireless access point, akan tetapi bisa digunakan dalam berbagai macam modus operasi termasuk range extender atau repeater. TP-link memang banyak mendominasi pasaran di Indonesia karena produknya sangat terjangkau dibandingkan dengan produk lain dikelasnya dari berbagai pabrikan seperti Linksys, D-link ataupun Netgear.

Fitur utama

  • Berbasis wireless N dengan speed sampai 300Mbps single band 2.4GHz, bandwidth yang lumayan lebar untuk dirumahan baik untuk streaming video atau gaming.
  • Dilengkapi dengan tiga buah antennas masing-masing 4dBi jenis Omni yang bisa dilepas dan diganti dengan antenna yang lebih powerful
  • Bisa beroperasi berbagai mode dari wireless access point, client, repeater mode (WDS) dan juga bisa bridge mode baik point-to-point maupun point-to-multipoint
  • Dilengkapi satu buah Ethernet port 10/100Mbps
TP-Link TL-WA901ND ini lebih umum difungsikan sebagai wireless AP dengan cara menghubungkan Ethernet portnya kepada modem gateway anda. Untuk memfungsikan repeater maka konfigurasi sebagai repeater dilakuakan terlebih dahulu lewat sebuah computer kemudian diletakkan diarea yang mau dijangkau.

Senin, 27 Oktober 2014

Memilih tool untuk perencanaan sistem baru

TAHAP ANALISA SISTEM
TUJUAN :
1. Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada manajemen & membantu para pengambil keputusan
2. Mengevaluasi bentuk sistem lama, mulai dari proses input data, proses pengolahannya sampai dengan pembuatan laporannya.
3. Merumuskan tujuan-tujuan yang ingin dicapai serta menyusun rencana BANGSISFO ke tahap berikutnya
HASIL AKHIR :
Suatu laporan yang dapat menggambarkan dari sistem yang telah dipelajari permasalahannya serta rancangan logik sistem baru yang akan dibuat atau dikembangkan
KEGIATAN YANG HARUS DILAKUKAN
PEMBAHASAN SISTEM BERJALAN
1. Mengumpulkan data awal
2. Menyusun & Mengklasifikasikan data awal
3. Menginterpretasikan & mengevaluasi data awal
PENENTUAN KEBUTUHAN SISTEM BARU
1. Menentukan kebutuhan SOFTWARE
2. Menentukan kebutuhan HARDWARE
3. Menyusun Personil yang terlibat (BRAINWARE)
4. Menyusun Anggaran untuk implementasi sistem
RANCANGAN SISTEM BARU
1. Merancang Sistem secara LOGIK

2. Memilih alternatif yang tepat dari TOOLS SYSTEM

Siklus Hidup Pengembangan Sistem

Perencanaan Sistem (System Planning)
Beberapa hal yang termasuk kedalam tahap perencanaan sistem diantaranya yang menyangkut kebutuhan-kebutuhan fisik yang digunakan untuk mendukung pengembangan sistem serta mendukung operasi setelah diterapkan. Adapun proses-proses yang dilakukan dalah tahapan perencanaan sistem, diantaranya :
1.      Merencanakan proyek-proyek sistem yang dilakukan oleh staf perencana sistem. Dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
§  mengkaji tujuan dan perencanaan strategi
§  mengidentifikasikan proyek-proyek sistem
§  menetapkan sasaran proyek-proyek sistem
§  menetapkan kendala proyek-proyek sistem
§  menentukan proyek-proyek sistem prioritas
§  membuat laporan perencanaan sistem
§  meminta persetujuan manajemen
2.      Menentukan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan. Tahapan yang dilakukan diantaranya :
§  menunjukan team analis
§  mengumumkan proyek pengembangan sistem
3.      Mendefinisikan proyek-proyek sistem dikembangkan dan dilakukan oleh analis sistem. Tahapannya sebagai berikut:
§  melakukan study kelayakan
§  menilai kelayakan proyek sistem
§  membuat usulan proyek sistem
§  meminta persetujuan manajemen
Tahapan Utama Siklus Pengembangan Sistem
Adapun tahapan utama dalam siklus pengembangan sistem, yaitu :
1.      Perencanaan Sistem ( Systems Planning)
2.      Analisis Sistem (System Analysis)
3.      Perancangan Sistem (Systems Design) Secara Umum
4.      Seleksi Sistem (System Selection)
5.      Perancangan Sistem (Systems Design) Secara Umum
6.      Implementasi dan Pemeliharaan Sistem (System Implementation & Maintenance)
Penggambaran dari siklus hidup pengembangan sistem dapat dilihat pada gambar berikut :

Teknologi Cloud Computing

Pengertian / Definisi Cloud Computing.
Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.
Sloud storageSecara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.
Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari
Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
2.    Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
4.    Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.

Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.
Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.  Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).